Bayangkan jika kita mencari
alamat rumah seseorang dan sudah menemukan nama jalan sesuai alamat, apa yang
selanjutnya dicari? Tentu saja nomor rumah. Nomor perjanjian sama
seperti nomor rumah, sebagai identitas alamat sebuah dokumen dalam susunan yang
telah ditentukan berdasarkan penomoran tertentu. Kita tentunya tidak akan
mengetok rumah nomor 9 jika kerabat yang dicari bertempat tinggal di rumah
nomor 6. Begitupun dalam perjanjian, kita tidak akan mengutip perjanjian “Nomor:
15/Jual-Beli /I/2013” dalam gugatan “sewa-menyewa” yang lahir dari
perjanjian “Nomor: 09/sewa-menyewa/II/2013”.
Tampilkan postingan dengan label nomor perjanjian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nomor perjanjian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 08 November 2014
Langganan:
Postingan
(
Atom
)